Blog

  • Marsudi Wijaya

    Pemateri pelatihan “Pemanfaatan Iklan Digital untuk Memaksimalkan Upaya Penggalangan Dana” (18 Agustus 2021). Lihat profil lengkapnya di sini.

  • Iqbal Hariadi

    Pemateri pelatihan “Strategi Komunikasi Fundamental untuk Organisasi Nirlaba” (9 Agustus 2021). Lihat profil lengkapnya di sini.

  • Fahri Amirullah

    Pemateri pelatihan “Keberhasilan Kampanye Penggalangan Dana dengan Menggunakan Kerangka Kerja Praktis” (12 Agustus 2021). Lihat profil lengkapnya di sini.

  • Manajemen Keuangan #1

    Dalam rangka menyediakan mekanisme dukungan respon Covid-19 bagi Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dalam beradaptasi dengan situasi pandemi, di bulan September 2021 ini Program Lingkar Madani—yang dikelola oleh Yayasan Penabulu dengan dukungan The David and Lucile Packard Foundation—kembali menghadirkan beberapa kegiatan webinar dan pelatihan virtual dalam rangka peningkatan kapasitas OMS seputar topik Manajemen Keuangan.

    Webinar ini adalah bagian dari rangkaian yang akan diberikan oleh Lingkar Madani dan Yayasan Bina Integrasi Edukasi (YBIE), yang disusun dengan pertimbangan kebutuhan membantu OMS membangun sistem pengelolaan keuangan yang akuntabel. Selain itu, YBIE juga akan memberikan penjelasan mengenai perubahan standar akuntansi keuangan yang ditetapkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan sudah berlaku sejak 1 Januari 2020, sekaligus kiat-kiat menghadapi konsekuensi perubahan tersebut dalam penyajian laporan keuangan untuk organisasi non laba khususnya para OMS mitra program Lingkar Madani.

    Webinar ini telah dilaksanakan pada hari Rabu, 15 September 2021, pukul 09.00-12.00 WIB dengan menghadirkan pemateri Agus Wijayanto (Tenaga Ahli, Komisi Informasi Publik Republik Indonesia) dan dimoderatori oleh Arief Firdaus (Yayasan Bina Integrasi Edukasi)

  • Manajemen Keuangan #2

    Dalam rangka menyediakan mekanisme dukungan respon Covid-19 bagi Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dalam beradaptasi dengan situasi pandemi, di bulan September 2021 ini Program Lingkar Madani—yang dikelola oleh Yayasan Penabulu dengan dukungan The David and Lucile Packard Foundation—kembali menghadirkan beberapa kegiatan webinar dan pelatihan virtual dalam rangka peningkatan kapasitas OMS seputar topik Manajemen Keuangan.

    Webinar ini adalah bagian dari rangkaian yang akan diberikan oleh Lingkar Madani dan Yayasan Bina Integrasi Edukasi (YBIE), yang disusun dengan pertimbangan kebutuhan membantu OMS membangun sistem pengelolaan keuangan yang akuntabel. Selain itu, YBIE juga akan memberikan penjelasan mengenai perubahan standar akuntansi keuangan yang ditetapkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan sudah berlaku sejak 1 Januari 2020, sekaligus kiat-kiat menghadapi konsekuensi perubahan tersebut dalam penyajian laporan keuangan untuk organisasi non laba khususnya para OMS mitra program Lingkar Madani.

    Webinar ini telah dilaksanakan pada hari Rabu, 22 September 2021, pukul 09.00-12.00 WIB dengan menghadirkan pemateri Evita Puspitasari (Dosen Akuntansi UNPAD) dan dimoderatori oleh Evi Aisah Trisnaningsih (Yayasan Bina Integrasi Edukasi).

  • Analisa Kesehatan dan Ketahanan Organisasi Nonlaba Berbasis Laporan Keuangan

    Vista Yulianti, moderator, membuka webinar dengan pertanyaan, \”Bagaimana uang membuat kita bahagia?\” Jawaban dari pertanyaan tersebut, kemudian, dipaparkan oleh Budi Nugroho, pakar manajemen keuangan. Kedua diskursus tersebut terjadi pada webinar bertema \”Analisa Kesehatan dan Ketahanan Organisasi Nonlaba Berbasis Laporan Keuangan\” yang digelar oleh Lingkar Madani pada tanggal 28 September 2021.

    Masalah keuangan telah menghinggapi kita sebelum kemunculan Covid-19. Ketika virus tersebut telah hadir, perekomonian dunia merosot secara serentak. Budi Nugroho yang telah berpengalaman 20 tahun lebih di bidang ini, memberikan kisi-kisi strategi keuangan, budgeting, building reverse, dan financial health analysis. Ia menekankan bagian terpenting sekaligus indikator kunci sukses dari laporan keuangan adalah penerapan strategi budgeting, proyeksi pendapatan dan biaya, diversifikasi pendapatan, alokasi biaya, dan monitoring atas budget aktual. Organisasi apa pun, besar atau kecil, pemerintah atau nonpemerintah, perlu melakukan persediaan cadangan operasional dan pengembangan, Budi menjelaskan secara detil sambil menampilkan tabel indikator pendukung. Selain itu, ketergantungan hanya pada satu pendoro, sebaiknya dapat diupayakan untuk ditargetkan sampai hanya 20% saja, dari skema itulah kemudian muncul argumen tentang perlunya diversifikasi pendanaan.

    Satu setengah jam penjelasan secara teori, webinar ketiga \”Manajemen Keuangan\” ini, disambung dengan sesi interaksi tanya-jawab. Pada sesi tersebut dikemukakan masalah yang kerap terjadi di lembaga-lembaga, seperti Hadi Prayitno yang mengkoneksikan antara teori dan masalah yang benar-benar terjadi, yakni perihal periode cadangan kas selama 3 sampai 6 bulan.

    Sebagai penutup, di bagian akhir dari durasi tiga jam webinar, perwakilan dari Lingkar Madani menginformasikan akan ada dua pelatihan terkait manajemen keuangan yang tentu saja harapannya dapat membuat kita semua lebih tercerahkan.

  • Webinar #3 Analisa Kesehatan dan Ketahanan Organisasi Nonlaba Berbasis Laporan Keuangan

    \"\"

     

    Dalam rangka menyediakan mekanisme dukungan respon Covid-19 bagi Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dalam beradaptasi dengan situasi pandemi, di bulan September 2021 ini Program Lingkar Madani—yang dikelola oleh Yayasan Penabulu dengan dukungan The David and Lucile Packard Foundation—kembali menghadirkan beberapa kegiatan webinar dan pelatihan virtual dalam rangka peningkatan kapasitas OMS seputar topik Manajemen Keuangan.

    Webinar ini adalah bagian dari rangkaian yang akan diberikan oleh Lingkar Madani dan Yayasan Bina Integrasi Edukasi (YBIE), yang disusun dengan pertimbangan kebutuhan membantu OMS membangun sistem pengelolaan keuangan yang akuntabel. Selain itu, YBIE juga akan memberikan penjelasan mengenai perubahan standar akuntansi keuangan yang ditetapkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan sudah berlaku sejak 1 Januari 2020, sekaligus kiat-kiat menghadapi konsekuensi perubahan tersebut dalam penyajian laporan keuangan untuk organisasi non laba khususnya para OMS mitra program Lingkar Madani.

    Webinar akan dilaksanakan pada hari Selasa, 28 September 2021, pukul 09.00-12.00 WIB dengan menghadirkan pemateri Budi Nugroho (Praktisi Keuangan) dan dimoderatori oleh Vista Yulianti (Dosen Universitas Pelita Bangsa).

  • Standar Pelaporan Keuangan bagi Organisasi Nonlaba sesuai ISAK 35

    Rabu, 22 September 2021. Lingkar Madani mengadakan webinar kedua bersama Yayasan Bina Integrasi Edikasi. Kali ini dengan narasumber Evita Puspitasari, seorang dosen dari Fakultas Akuntansi Universitas Padjajaran. Tema yang diangkat adalah yang berkaitan dengan Standar Laporan Keuangan bagi Organisasi Nirlaba. Pada saat memandu sesi webinar, Evi Aisah Trisnaningsih yang menjadi Moderator kali ini membukanya dengan mengajukan pertanyan “Apa yang membedakan dari ketiga standar pelaporan, soal komponen atau hanya penamaan saja?” yang kemudian merupakan pemantik terhadap materi yang akan dijelaskan narasumber.

    Rasa penasaran bertambah ketika Evita mengatakan bahwa pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK) untuk organisasi nirlaba atau perseroan terbatas tidak lagi mengacu pada PSAK 45 atau ISAK 35, tapi pada PSAK 1 SAK ETAP – L/K. Nantinya, pada tahun 2025, PSAK 1 SAK ETAP – L/K akan diganti. Ia lalu menyarankan kepada peserta untuk dapat mulai bersiap-siap. Bagi para pendana, laporan keuangan merupakan penggambaran kegiatan yang dilakukan suatu organisasi sehingga mereka perlu mengetahui hal tersebut dan juga menambahkan bahwa audit tidak hanya dilakukan secara internal tapi sebaiknya juga dilakukan audit eksternal.

    Evita memberikan contoh bahwa tidak semua rumah sakit digolongkan nirlaba, sebab ada yang masuk listing di bursa efek. Berarti rumah sakit tersebut berbentuk perseroan terbatas yang format pelaporan keuangannya tentu saja berbeda dan tidak mengacu pada ISAK 35, akan tetapi menggunakan format PSAK 1 SAK ETAP.

    Sebelum jauh melangkah ke arah sana, Evita juga menjelaskan definisi ketiga standar pelaporan keuangan tersebut dan bentuk organisasi seperti apa yang harus mengacu salah satu dari ketiga pelaporan itu. Sebab, baik itu organisasi nirlaba atau profit, setiap bentuk organisasi tetap harus menyerahkan laporan pajak. Dia menambahkan bahwa tidak sedikit organisasi nirlaba yang juga mempunyai entitas profit, sehingga kita harus dapat dengan cermat mengidentifikasi laporan keuangannya.

    Penjelasan Evita yang membawakan sesi selama lebih 2 jam tersebut sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan para peserta. Para peserta webinar juga tidak sungkan mengajukan pertanyaan serta berdiskusi dengan narasumber yang memakan waktu diskusi selama lebih kurang satu jam. Pada akhir acara, Rukita Widodo dari Lingkar Madani mengatakan bahwa webinar ini dihadiri peserta umum, tapi program ini juga menyediakan fasilitas pelatihan yang hanya dapat diakses oleh khusus OMS mitra dari The David & Lucile Packard Foundation.

  • WEBINAR #2 “Manajemen Keuangan”

     

    Dalam rangka menyediakan mekanisme dukungan respon Covid-19 bagi Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dalam beradaptasi dengan situasi pandemi, di bulan September 2021 ini Program Lingkar Madani—yang dikelola oleh Yayasan Penabulu dengan dukungan The David and Lucile Packard Foundation—kembali menghadirkan beberapa kegiatan webinar dan pelatihan virtual dalam rangka peningkatan kapasitas OMS seputar topik Manajemen Keuangan.

    Webinar ini adalah bagian dari rangkaian yang akan diberikan oleh Lingkar Madani dan Yayasan Bina Integrasi Edukasi (YBIE), yang disusun dengan pertimbangan kebutuhan membantu OMS membangun sistem pengelolaan keuangan yang akuntabel. Selain itu, YBIE juga akan memberikan penjelasan mengenai perubahan standar akuntansi keuangan yang ditetapkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan sudah berlaku sejak 1 Januari 2020, sekaligus kiat-kiat menghadapi konsekuensi perubahan tersebut dalam penyajian laporan keuangan untuk organisasi non laba khususnya para OMS mitra program Lingkar Madani.

    Webinar akan dilaksanakan pada hari Rabu, 22 September 2021, pukul 09.00-12.00 WIB dengan menghadirkan pemateri Evita Puspitasari (Dosen Akuntansi UNPAD) dan dimoderatori oleh Evi Aisah Trisnaningsih (Yayasan Bina Integrasi Edukasi).