Blog

  • Virtual Event Management

    Pandemi telah memunculkan ide untuk melakukan kegiatan virtual. Lintas profesi dan usia, di mana pun berada, sudah tak asing dengan virtual event. Tapi, bagaimana menyelenggarakannya? 

    Bertepatan dengan hari Kartini, Esther Margareta, narasumber, menerangkan mengapa kegiatan daring diselenggarakan dan tantangannya pada webinar Virtual Event Management, kolaborasi Lingkar Madani dan Saraswati. 

    Setelah materi dibuka Esther, Chairunnisa melanjutkan pemaparan perencanaan dan persiapan kegiatan virtual. Ada tiga (3) elemen yang perlu kita ketahui sebelum pelaksanaan, yaitu: tujuan dan tipe kegiatan, peserta, dan skala kegiatan. Kamu bisa lihat gambar di bawah ini untuk lebih jelasnya.

    \"\"

    Publik atau calon peserta kegiatan akan melihat topik yang kita angkat, menarik atau tidak, sesuai kebutuhan atau tidak? Pada proses inilah, pemetaan isu perlu dilakukan terlebih dahulu, baru pemetaan kegiatan.

     

    \"\"

    Pemetaan di atas dan elemen penting lainnya, bisa kamu tonton via video di bawah ini.

  • Materi Virtual Event Management

    Dipaparkan oleh Ester Margaretha dan Chairunnisa, Saraswati pada Webinar \”Virtual Event Management\”, 21 April 2022

  • Navigasi Lanskap Media Digital

    Banjirnya informasi menyebabkan kepadatan lalu lintas di ruang digital. Berdasarkan Murchrack.com, artikel  How Declining Attention Spans Impact Your Social Media, mengatakan rata-rata perhatian pengguna hanya dapat bertahan 8 detik, sebelum menentukan menetap atau berpindah ke konten lain. Kondisi tersebut mendorong korporasi maupun organisasi, berinvestasi membentuk  tim komunikasi digital yang kreatif, terampil, dan tangkas.

    Melihat latar belakang tersebut, Lingkar Madani bekerja sama dengan Maverick menggelar webinar dan rangkaian pelatihan Kunci Sukses Kampanye Digital. Kegiatan perdana akan dimulai dengan webinar yang mengangkat topik: 

    NAVIGASI LANSKAP MEDIA DIGITAL:
    Bagaimana Organisasi Dapat Memaksimalkan Kampanye Digital

    Selasa, 26 April 2022 | 14.00—16.00 WIB
    REGISTRASI: bit.ly/LM-DigitalKey

    Materi webinar akan membahas lanskap dan tren media digital, serta tren yang dapat dijadikan kesempatan bagi organisasi memaksimalkan advokasi. Tidak ketinggalan studi kasus para pelaku bisnis dan organisasi yang sukses memanfaatkan berbagai platform media sosial dalam kampanye komunikasi. 

    Marsha Imaniara akan menjadi pembicara terkait prinsip dasar komunikasi dan penggunaan pesan kunci (key messages) di media sosial. Marsha pernah memenangkan penghargaan Cannes Young Lions 2021 nasional dalam kategori PR dan merupakan perwakilan dari Asia Tenggara yang memasuki jenjang Top 8 pada tingkat global.

    Aliya Alifadrianti, pembicara selanjutnya akan membawakan tentang digital campaign dan penggunaan social media. Di Maverick Aliya merupakan creative and digital practice lead dan telah mendukung berbagai perusahaan multinasional dalam pelaksanaan komunikasi digital. Aliya juga pernah memenangkan penghargaan Cannes Young Lions 2021 nasional dalam kategori PR dan merupakan satu-satunya perwakilan dari Asia Tenggara yang memasuki jenjang Top 8 pada tingkat global.

    Kedua narasumber juga akan berdiskusi dengan tamu pembicara Priscila \’Cipluk\’ Carlita, Head of Communications, Southeast Asia, Twitter.

    Sertifikat akan dibagikan bagi kamu yang hadir 100 % mengikuti seluruh rangka pelatihan. So, tunggu apa lagi, segera daftar, ya. 

    Informasi lebih lanjut tentang program ini atau lainnya, silakan hubungi Sudarwanto, Community Engagement Specialist Lingkar Madani via sudarwanto@penabulu.id atau  Whatsapp  +62 852-7200-1222.

     

    Terima kasih dan Sampai jumpa di webinar. 

    Salam,
    Tim Lingkar Madani

  • Mastering Your Emotion

    “Judulnya mastering, berarti sedang berproses,” ujar penulis buku Hidup Mau Ngapain, Ali Zainal Abidin, membuka webinar Mastering Your Emotion, 20 April 2022. Menurutnya lagi, kosakata “mengendalikan” dan “mengelola” itu berbeda, sebuah kata bisa mempengaruhi respon kerja otak. 

    Kata emosional dapat diinterpretasikan negatif, padahal manusia adalah makhluk emosional yang setiap waktu mengeluarkan berbagai rasa. Fahmi Adi Cahya, Arkadia Works, fasilitator webinar ini, penasaran bagaimana kita bisa mengidentifikasi emosional dengan banyaknya rasa yang timbul. 

    “Semakin banyak perbendaharaan kosakata yang dimiliki, makin besar potensi untuk mengidentifikasi emosional,” kata Ali, “bete, murka, kesal, itu saja berbeda, berarti menggunakan pendekatan yang tidak sama dalam mengelolanya,” lanjutnya. 

    Kosakata yang positif akan memberikan respon dan hormon, serta candu yang baik. Kata-kata punya kekuatan, maka kumpulkan kosakata yang mengaliri energi positif. Dan yang mesti digarisbawahi adalah tak ada kata terlambat untuk berproses. 

    Untuk mengenali cara berpikir, salah satu cara bisa dilakukan dengan menulis. Mungkin, kita sudah mengenal perasaan dan semua itu hanya berada di kepala. Ini bisa jadi malah bikin tambah pusing. Dengan menulis, apa yang ada di kepala, bisa diuraikan, terlebih jika ada masalah, harus dituliskan berkali-kali. Misal, kita ingin memohon maaf kepada seseorang, kita harus membayangkan ia berada di hadapan kita dan kalimat apa yang akan kita ucapkan. Namun, Ali menekankan kita harus tahu  tujuan dari menulis dan ke mana arahnya. 

    Fahmi terus melontarkan pertanyaan dengan berbagai kasus. Tak hanya soal rasa marah, kesal, dan teman-temannya, tapi juga rasa bahagia. Ia pun mengulang tentang bahwa otak tidak dapat membedakan peristiwa yang riil dan yang tidak, jika kita menggunakan perasaan. Dan otak pun bisa kita hacked, tapi bagaimana caranya? 

    Tonton video di bawah ini untuk mendapatkan jawabannya. Tidak sedikit, pertanyaan Fahmi dan peserta mendapatkan jawaban yang out of the box dari Ali Zainal Abidin, Co-Founder I’m on My Way.

  • Seri Digital Learning \”Manajemen Kegiatan Virtual\”

    Yuk, ngabuburit sambil  belajar VIRTUAL EVENT MANAGEMENT

    Webinar dan pelatihan virtual semarak dilakukan masyarakat saat pandemi. Kegiatan tersebut membuka peluang kesempatan bagi setiap orang untuk belajar apa saja dan belajar dari mana pun. Juga pendapatan bagi individu maupun kelompok yang melaksanakan acara virtual itu. 

    Untuk meningkatkan kapasitas OMS di dunia digital, Program Lingkar Madani berkolaborasi dengan Saraswati, perusahaan yang bergerak di bidang inovasi pembangunan, menggelar:

    Webinar dan pelatihan Seri Digital Learning:
    VIRTUAL EVENT MANAGEMENT
    Kamis, 21 April 2022 | 14.00–16.00 WIB

    Melalui pelatihan ini, kamu akan mendapatkan wawasan mengenai perencanaan kegiatan virtual secara komprehensif, platform yang digunakan kegiatan virtual, dan prinsip, alur komunikasi, serta mitigasi resiko saat pelaksanaan kegiatan. Kamu pun akan memahami aspek nilai tambah dari paska dan evaluasi kegiatan.

    Ester Margaretha (Associate Saraswati) dan Chairunnisa (Assistant Project Manager, Saraswati) akan menjadi narasumber webinar ini. Ester berpengalaman sebagai Event Organizer, Data Analyst, dan Project Manager. Ia terbiasa dengan berbagai presentasi proyek. Tak jauh berbeda dengan pengalaman Ester, Chica juga memiliki pengalaman mengorganisir berbagai event/kegiatan luring maupun daring mulai dari speed date, webinar, workshop, dan kegiatan kampanye digital.

    Tunggu apa lagi, segera daftar:
    bit.ly/LMxSaraswati-DigitalLearning

    ika peserta memiliki keterbatasan atau kebutuhan khussu, silakan menghubungi Sudarwanto, Community Enggagement Specialist Lingkar Madani via sudarwanto@penabulu.id atau Whatsapp di +62 852-7200-1222. Hal ini termasuk, tetapi tidak terbatas pada kebutuhan penerjemah bahasa asing, bahasa isyarat/closed captionist bagi tuna rungu, maupun kebutuhan aksesibilitas lainnya. Kami akan berusaha mengakomodir kebutuhan yang ada untuk memastikan webinar ini dapat diakses oleh siapa pun dan bersifat inklusif. Namun, mengingat keterbatasan sumber daya yang ada, kami akan memberitahukan kepada peserta apabila kebutuhan tersebut tidak dapat dipenuhi.

    Terima kasih dan sampai jumpa. 

     

    Salam,
    Tim Lingkar Madani

  • Mastering Your Emotion

    Sadar atau tidak, emosional itu membawa pesan. Dan, kamu butuh keterampilan untuk mengenal dan mengelolanya. Kenali “emosi”  lebih jauh, untuk hubungan yang lebih stabil dengan keluarga ataupun orang lain. Ali Zaenal Abidin akan menjadi pembicara webinar ini. Ia adalah Motivator dan Co-founder I‘m on My Way, telah melanglang 37 negara, untuk menyampaikan seminar kepimpinan dan pengembangan organisasi.

    Mari bergabung di webinar
    “Mastering Your Emotion”
    Rabu, 20 April 2022 | 14.00–16.00 WIB

    Segera registrasi: bit.ly/LM-MasteringEmotion

    Program webinar ini adalah kolaborasi I’m on My Way dengan Lingkar Madani yang mendapat dukungan dari The David and Lucile Packard Foundation. 

    Informasi lebih lanjut mengenai program ini atau lainnya, silakan hubungi Sudarwanto, Communication Engagement Specialist Lingkar Madani, via sudarwanto@penabulu.id atau +62 852-7200-1222.

    Mari, kita berproses bersama. Sampai jumpa di webinar ini. 

    Terima kasih.

     

    Salam
    Tim Lingkar Madani

  • Dokumentasi Webinar Menyelaraskan Karir dengan Tujuan Hidup

    Dokumentasi kegiatan Webinar Menyelaraskan Karir dengan Tujuan Hidup bersama I\’m On My Way pada hari Senin, 11 April 2022

  • {{unknown}}

  • {{unknown}}

  • Menyelaraskan Karir dengan Tujuan Hidup

    Dari usia belasan sampai 73 tahun, banyak orang yang salah paham dengan tujuan hidupnya.” — Ali Zaenal Abidin

     

    Topik webinar kali ini serius, karena soal hidup, tapi dibawakan secara santai dan banyak contoh kasus. Ali Zaenal Abidin, narasumber, mengatakan bahwa orang yang sudah menemukan karir dan tujuan hidupnya, mempunyai pola yang sama. Apa itu?

    Ia bilang semua orang tersebut mengalami fase yang sama: masa kegalauan. Yang membedakan antara satu dengan lainnya ialah cara merespon. Respon yang sudah pada tahap menjalani, berarti orang tersebut tidak lagi mengalihkan kegiatan saat mencari—justru akan buang-buang waktu, meski aktivitasnya positif. Tapi, dia akan diam mencari sampai menemukan, lalu menjalankan, konsisten dengan tujuan hidupnya. 

    Lalu, bagaimana menyelaraskan karir dan tujuan hidup?

    Pertama yang harus dilakukan adalah memahami tujuan hidup. Jika belum, akan banyak kesalahan yang dilakukan. 

    Banyak  orang ketika ditanya apa tujuan hidupnya, rata-rata menjawab ingin hidup bahagia; menjadi suami yang baik; ingin kaya raya; dan sebagainya yang tidak spesifik. Yup, tujuan hidup harus spesifik. Misal, saya ingin membantu dan melancarkan hidup orang lain. Bukan saya ingin punya uang milyaran atau rumah bagus. Sebab, itu adalah target (goals) yang dijalankan dengan mencapainya. Sedangkan, tujuan hidup bukan pencapaian, tapi menjalankannya.

     

    Bagaimana menemukan tujuan hidup?

    Ali menyarankan lebih  berkonsentrasi dengan hati nurani dibandingkan logika. Mengapa tidak bisa banyak logika saat proses menemukan? Ia menerangkan bahwa tujuan hidup itu murni milik kita. Logika yang kita punya saat ini, terbentuk dari pengaruh orang lain, jadi tidak 100% milik kita. 

    Ketika mencari tujuan hidup, kita pun harus memahami kesalahpahamannya. Kemudian, tanyakan manfaat apa yang diri kita bisa berikan kepada orang lain. Ali (lagi) mengambil contoh manfaat handphone: untuk belajar, belanja, dengar musik, dan banyak lagi. Pertanyaan berikutnya, apa tujuan utama hape diciptakan? Jawabannya, untuk memudahkan komunikasi, terlepas fitur apa yang digunakan. Meskipun ada fitur lain yang juga bermanfaat, namun komunikasi lebih besar memberikan kegunaan. Fitur lainnya hanya situasional. Pada dasarnya adalah hal yang memberikan dampak besar kepada kita atau orang lain. 

    Jika di atas, tujuan hidup harus spesifik, pasti ada alasannya. “Spesifik itu membuat perintah atau kerja otak lebih terarah atau fokus,” ucap Ali pada webinar Menyelaraskan Karir dan Tujuan Hidup, 11 April 2022. Pada akhir acara diumumkan pemenang hadiah buku untuk pertanyaan terbaik dan voucher membership untuk semua peserta yang hadir.  Webinar minggu depan masih seru nih topiknya, yakni “Mastering Your Emotion”, pantau terus kabar kami ya.