Blog

  • Dasar-dasar Komunikasi & Pengembangan Pesan Efektif di Media Sosial

    Dulu, organisasi menggunakan mass media konvensional, seperti radio, TV, atau koran untuk menyampaikan pesan kampanye kepada pembaca (audiens). Sekarang, menggunakan media digital: koran digital, podcast, media sosial, dan lain-lain. Namun, saat ini, jumlah audiens bertambah, organisasi perlu strategi penyampaian pesan yang lebih efektif dan tepat Bagaimana langkah-langkah yang tepat dan efektif itu?

    Ambarwati Dwilo dan Bewinda Salsabila, Maverick, membagikan pengetahuan dan pengalaman di bidang komunikasi digital kepada para Mitra Program Lingkar Madani saat Pelatihan “Dasar-dasar Komunikasi & Pengembangan Pesan yang Efektif\”, Jumat 10 Juni 2022.

    Sebelum melangkah pada materi pemilihan platform, peserta diajak untuk memahami dasar-dasar strategi komunikasi, yang terdiri dari :

    \"\"

    Tujuan dalam komunikasi bukan tentang mencapai target penjualan, memperbesar staf, dan sejenisnya. Tapi, bagaimana komunikasi tersebut dapat membantu organisasi memperoleh objektif pesan organisasi, bukan sasaran. Objektif tersebut terdiri dari kesadaran, sikap, dan perilaku audiens. Objektif pun tak hanya bisa diukur. Maverick menyebut objektif harus “SMART”: specific, measurable, attainable, relevant, dan timely.

    Pelatihan ini tidak hanya satu arah, tapi juga mengajak peserta berinteraksi dan melakukan simulasi kampanye. Materi yang dipratikkan pun tak hanya tentang objektif, tapi banyak. Rugi kan kamu yang nggak ikutan.

    Pantau terus kabar webinar dan pelatihan Lingkar Madani via website dan e-mail.

  • Dasar-dasar Komunikasi & Pengembangan Pesan Efektif di Media Sosial

    Dipaparkan oleh Ambarwati Dwilo (Senior Consultant, Maverick) dan Bewinda Salsabila (Senio Associate, Maverick)

  • DASAR-DASAR KOMUNIKASI & PENGEMBANGAN PESAN EFEKTIF DI MEDIA SOSIAL

    Dulu, organisasi menggunakan mass media konvensional, seperti radio, TV, atau koran untuk menyampaikan pesan kampanye kepada pembaca (audiens). Sekarang, menggunakan media digital: koran digital, podcast, media sosial, dan lain-lain. Namun, saat ini, jumlah audiens bertambah, organisasi perlu strategi penyampaian pesan yang lebih efektif dan tepat Bagaimana langkah-langkah yang tepat dan efektif itu?

    Ambarwati Dwilo dan Bewinda Salsabila, Maverick, membagikan pengetahuan dan pengalaman di bidang komunikasi digital kepada para Mitra Program Lingkar Madani saat Pelatihan “Dasar-dasar Komunikasi & Pengembangan Pesan yang Efektif”, Jumat 10 Juni 2022.

    Sebelum melangkah pada materi pemilihan platform, peserta diajak untuk memahami dasar-dasar strategi komunikasi, yang terdiri dari:

    Tujuan dalam komunikasi bukan tentang mencapai target penjualan, memperbesar staf, dan sejenisnya. Tapi, bagaimana komunikasi tersebut dapat membantu organisasi memperoleh objektif pesan organisasi, bukan sasaran. Objektif tersebut terdiri dari kesadaran, sikap, dan perilaku audiens. Objektif pun tak hanya bisa diukur. Maverick menyebut objektif harus “SMART”: specific, measurable, attainable, relevant, dan timely.

    Pelatihan ini tidak hanya satu arah, tapi juga mengajak peserta berinteraksi dan melakukan simulasi kampanye. Materi yang dipratikkan pun tak hanya tentang objektif, tapi banyak. Rugi kan kamu yang nggak ikutan.

    Pantau terus kabar webinar dan pelatihan Lingkar Madani via website dan e-mail.

  • Pelatihan \”Digital Storytelling\” bersama Saraswati

    #MariBerproses #TambahAwetMuda

    Setiap orang mempunyai potensi menjadi mahir dalam digital storytelling.

    Nah, bagaimana membuat tulisan yang bercerita agar memancing perhatian dan berdampak pada perilaku pembaca sesuai dengan tujuan organisasi?

    Yuk, daftar!

    Seri Digital Learning
    PELATIHAN DIGITAL STORYTELLING
    Kamis, 16 Juni 2022 | 13.00–16.00 WIB

    Segera daftar di
    bit.ly/LM-DigitalStorytelling

    Pada pelatihan ini, kamu akan mendapatkan:

    Tulisan Lebih Menarik
    Cara menulis di berbagai media digital yang menarik perhatian, menggugah, dan memberikan makna bagi pembaca/audiens.

    Pesan yang Tersampaikan
    Strategi yang tepat dan efektif agar pesanmu tersampaikan dan sesuai dengan target/sasaran organisasi

    Multimedia yang Tepat
    Pemilihan penggunaan multimedia yang tepat, sesuai dengan kebutuhan organisasi.

     

    Pembicara:
    Chairunnisa (Assistant Project Manager, Saraswati)
    Selama empat tahun di Saraswati, Chica berpengalaman menjadi penanggung jawab untuk mengorganisir berbagai event/kegiatan luring maupun daring mulai dari speed date, webinar, workshop, dan kegiatan kampanye digital. Chica merupakan Fasilitator dalam Serial Pembelajaran Digital 1 Lingkar Madani sejak tahun 2021.

    Melita Oktanawati (Assistant Project Manager, Saraswati)
    Melita mempunyai keterampilan komunikasi/ public speaking, termasuk virtual public speaking dan manajemen yang andal dengan pengalaman praktis terkait digital storytelling, event organiser, dan manajemen relawan untuk berbagai kegiatan, termasuk pelatihan, workshop, dan kompetisi daring. Saat ini Lita memegang salah satu kampanye digital yang memberdayakan relawan dan juga menjadi Presiden salah satu International Public Speaking Club yang ada di Bali.

    Kegiatan pelatihan ini merupakan kerja sama Yayasan Penabulu dan Saraswati, yang didukung oleh The David and Lucile Packard Foundation.

    Informasi lebih lanjut terkait kegiatan ini atau program Lingkar Madani lainnya, silakan hubungi Sudarwanto, Community Engagement Specialist Yayasan Penabulu di sudarwanto@penabulu.id atau Whatsapp di +62 852-7200-1222.

    Terima kasih dan sampai jumpa.

    Salam,
    Tim Lingkar Madani

  • Pelatihan Pengenalan Terhadap Pengukuran dan Evaluasi Kampanye Berdasarkan Panduan AMEC bersama Maverick

    #JuniTambahMahir #TambahAwetMuda

    Ragam platform komunikasi dan sumber informasi yang tersedia sekarang ini, ternyata mempersulit organisasi melakukan evaluasi kesuksesan. Sedangkan, metrik (perhitungan) kesuksesan konvensional, seperti jumlah artikel berita sudah tidak dapat diandalkan dalam mengukur keberhasilan kampanye komunikasi. 

    Namun, ada pendekatan yang menjadi solusi atas permasalahan tersebut, yakni AMEC. Tahukah penggunaan pengukuran berdasarkan panduan ini? 

    Yuk, pelajari lebih jauh.

    Serial Kunci Sukses Kampanye Digital:
    Pelatihan Pengenalan Terhadap Pengukuran dan Evaluasi Kampanye Berdasarkan Panduan AMEC – Maverick

    Kamis, 16 Juni 2022 | 10.90—12.00 WIB

     

    Pembicara:

    Felicia Nugroho (Advisor, Director – Analytic & Insight, Maverick)
    Felicia memiliki pengalaman selama 2 dekade dalam analisis konsumen dan pasar, pengembangan bisnis, dan pelatihan. Saat ini Felicia mengepalai Divisi Analytic & Insight di Maverick.

    Juan Liongnard (Lead Analytics Facilitator, Maverick)
    Ia bagian dari tim Analytic Maverick yang membantu para konsultan menggunakan data-data di ranah digital, untuk mendukung kesuksesan berbagai kampanye komunikasi.

     

    Isi Pengenalan Penggunaan Alat Ukur Kampanye : bit.ly/LM-PraTraining2

    SEGERA REGISTRASI : bit.ly/LM-SuksesBerkampanye

    Program pelatihan ini adalah kolaborasi Maverick dengan Lingkar Madani—satu dari program Yayasan Penabulu yang mendapat dukungan dari The David and Lucile Packard Foundation. 

    Informasi lebih lanjut tentang program di atas atau lainnya, silakan hubungi Sudarwanto, Communication Engagement Specialist Lingkar Madani, via sudarwanto@penabulu.id atau +62 852-7200-1222.

    Mari berproses bersama. Sampai jumpa di ruang zoom. 

    Terima kasih.

    Salam
    Tim Lingkar Madani

     

  • Bagaimana Perencanaan Virtual Event yang Baik?

    Virtual event ramai ketika pandemi tidak memberikan pilihan untuk bertatap muka. Tidak sedikit organisasi atau instansi yang kikuk, harus melakukan kegiatan secara virtual. Event virtual yang awalnya hanya silaturahmi, seminar dan pelatihan, berkembang menjadi pertunjukan seni budaya, wisata, bahkan ajang pencarian dana. Hari pun terus bergulir, sumber daya manusia yang tadinya zero pengalaman, mau tak mau meningkatkan kapasitas dan bersaing menghadirkan virtual event yang menarik dan berjalan rapi. Bagaimana sebenarnya merencanakan virtual event yang baik itu?

    Chairunnisa & Ester margaretha, tim Saraswati, membagikan wawasan dan pengalaman kepada Mitra Lingkar Madani, pada Seri Digital Learning: Pelatihan “Virtual Event Planning”, Kamis, 9 Juni 2022.

    Setiap materi yang dijabarkan, mereka bawa secara bergantian. Yang dilanjutkan dengan sharing pengalaman para Mitra.

    Chariunnisa mempresentasikan fondasi perencanaan kegiatan virtual yang penting, yaitu:

    1. Pemasaran dan promosi. Setiap kegiatan harus direncanakan dari jauh hari; bagaimana pendistribusian, tools yang digunakan, persyaratan peserta, dan lain-lain. Pada bagian pertama ini, Chairunnisa dan Ester langsung menodong peserta untuk berbagi pengalamannya.
    2. Pendekatan dan konten. Pendekatan merupakan inti dari kegiatan jika ingin acara sukses. Sesi yang menarik, engaging, dan powerful presentation menjadi nilai jual. Selain itu, penggunaan tools atau aplikasi yang menyesuaikan bentuk dan tujuan kegiatannya.
      Misalkan bertujuan untuk pitching, maka yang digunakan adalah aplikasi Speed Date. Biasanya, peserta yang hadir akan dibagi beberapa kelompok, setiap peserta di breakout room hanya diberikan waktu terbatas. Anggap saja 7 menit, berarti tiap peserta harus mampu melakukan pitching selama 7 menit. Sebab, keputusan yang muncul pun juga akan berjalan cepat. Pemodal/ pendonor juga diberikan kesempatan untuk berpindah room, dan pada awal masuk diberikan notes berisi panduan. asyik , nggak, sih? Tools ini sebenarnya membuka kesempatan bagi siapa pun dan di mana pun untuk mendapatkan pendanaan atau tujuan lain.
    3. Menerjemahkan kesuksesan. Mengukur keberhasilan suatu acara itu sumbernya bermacam-macam. Antusias peserta dapat dilihat dari jumlah registrasi, peserta yang hadir, banyaknya pertanyaan, testimoni, dan survei.

     

    Santri dari MDPI menceritakan bahwa dia dan organisasi cukup sering melakukan virtual event, bahkan hybrid. MDPI mempunyai agenda regular dua kali setahun untuk mengadakan pertemuan yang melibatkan stakeholder perikanan, dari nelayan, supplier, kabupaten, sampai industri dan kementerian. Waktu pertama mengadakan acara hybrid, mereka hanya memiliki webcam berukuran kecil untuk 30-an orang. Keterbatasan peralatan tersebut tidak menghambat kegiatan. Perencanaan pun hanya 3 minggu karena harus cepat. Tapi Santri dan organisasi juga ingin menggelar kegiatan online yang proper, tapi bagaimana menyelenggarakan virtual event yang baik itu.

    Usai Santri bercerita, Chairunnisa segera menjawab. Yang harus diperhatikan dalam kegiatan hybrid adalah kualitas audio dan kamera. Meski bekerja sama dengan pemerintah yang terbiasa formil, tapi kita harus dinamis.

    Tidak semua virtual event mempunyai cara registrasi yang sama, tergantung dari bentuk program. Terpenting harus memperhatikan elemen-elemen perencanaan di bawah ini:

    1. Tautan registrasi. Nilai plus terintegrasi dengan website utama. Biasa menggunakan , zoom, survey monkey & google form (utk peserta yang akan dikurasi),
    2. Online event guide: panduan teknis, pre-reading materials, dan survey awal,
    3. Team support: Host/Moderator, pembicara, help desk, technical support,
    4. Interactive tools: Q&A, live polling, online whiteboard,
    5. Event feedback: survey; testimoni,
    6. Follow-up: rekaman kegiatan, integrasi ke newsletter.

     


     

    Baca juga topik lanjutannya: \”Belajar Digital Storytelling\”

  • BAGAIMANA PERENCANAAN VIRTUAL EVENT YANG BAIK?

    Virtual event ramai ketika pandemi tidak memberikan pilihan untuk bertatap muka. Tidak sedikit organisasi atau instansi yang kikuk, harus melakukan kegiatan secara virtual. Event virtual yang awalnya hanya silaturahmi, seminar dan pelatihan, berkembang menjadi pertunjukan seni budaya, wisata, bahkan ajang pencarian dana. Hari pun terus bergulir, sumber daya manusia yang tadinya zero pengalaman, mau tak mau meningkatkan kapasitas dan bersaing menghadirkan virtual event yang menarik dan berjalan rapi. Bagaimana sebenarnya merencanakan virtual event yang baik itu?

    Chairunnisa & Ester margaretha, tim Saraswati, membagikan wawasan dan pengalaman kepada Mitra Lingkar Madani, pada Seri Digital Learning: Pelatihan “Virtual Event Planning”, Kamis, 9 Juni 2022.

    Setiap materi yang dijabarkan, mereka bawa secara bergantian. Yang dilanjutkan dengan sharing pengalaman para Mitra.

    Chariunnisa mempresentasikan fondasi perencanaan kegiatan virtual yang penting, yaitu:

    1. 1. Pemasaran dan promosi. Setiap kegiatan harus direncanakan dari jauh hari; bagaimana pendistribusian, tools yang digunakan, persyaratan peserta, dan lain-lain. Pada bagian pertama ini, Chairunnisa dan Ester langsung menodong peserta untuk berbagi pengalamannya.
    2. 2. Pendekatan dan konten. Pendekatan merupakan inti dari kegiatan jika ingin acara sukses. Sesi yang menarik, engaging, dan powerful presentation menjadi nilai jual. Selain itu, penggunaan tools atau aplikasi yang menyesuaikan bentuk dan tujuan kegiatannya.
      Misalkan bertujuan untuk pitching, maka yang digunakan adalah aplikasi Speed Date. Biasanya, peserta yang hadir akan dibagi beberapa kelompok, setiap peserta di breakout room hanya diberikan waktu terbatas. Anggap saja 7 menit, berarti tiap peserta harus mampu melakukan pitching selama 7 menit. Sebab, keputusan yang muncul pun juga akan berjalan cepat. Pemodal/ pendonor juga diberikan kesempatan untuk berpindah room, dan pada awal masuk diberikan notes berisi panduan. asyik , nggak, sih? Tools ini sebenarnya membuka kesempatan bagi siapa pun dan di mana pun untuk mendapatkan pendanaan atau tujuan lain.
    3. 3. Menerjemahkan kesuksesan. Mengukur keberhasilan suatu acara itu sumbernya bermacam-macam. Antusias peserta dapat dilihat dari jumlah registrasi, peserta yang hadir, banyaknya pertanyaan, testimoni, dan survei.

     

    Santri dari MDPI menceritakan bahwa dia dan organisasi cukup sering melakukan virtual event, bahkan hybrid. MDPI mempunyai agenda regular dua kali setahun untuk mengadakan pertemuan yang melibatkan stakeholder perikanan, dari nelayan, supplier, kabupaten, sampai industri dan kementerian. Waktu pertama mengadakan acara hybrid, mereka hanya memiliki webcam berukuran kecil untuk 30-an orang. Keterbatasan peralatan tersebut tidak menghambat kegiatan. Perencanaan pun hanya 3 minggu karena harus cepat. Tapi Santri dan organisasi juga ingin menggelar kegiatan online yang proper, tapi bagaimana menyelenggarakan virtual event yang baik itu.

    Usai Santri bercerita, Chairunnisa segera menjawab. Yang harus diperhatikan dalam kegiatan hybrid adalah kualitas audio dan kamera. Meski bekerja sama dengan pemerintah yang terbiasa formil, tapi kita harus dinamis.

    Tidak semua virtual event mempunyai cara registrasi yang sama, tergantung dari bentuk program. Terpenting harus memperhatikan elemen-elemen perencanaan di bawah ini:

    1. 1. Tautan registrasi. Nilai plus terintegrasi dengan website utama. Biasa menggunakan , zoom, survey monkey & google form (utk peserta yang akan dikurasi);
    2. 2. Online event guide: panduan teknis, pre-reading materials, dan survey awal;
    3. 3. Team support: Host/Moderator, pembicara, help desk, technical support;
    4. 4. Interactive tools: Q&A, live polling, online whiteboard;
    5. 5. Event feedback: survey; testimoni;
    6. 6. Follow-up: rekaman kegiatan, integrasi ke newsletter.
  • Serial Kunci Sukses Kampanye Digital: Dasar-Dasar Komunikasi & Pengembangan Pesan yang Efektif

    #JuniTambahMahir #TambahAwetMuda

    Ingin kampanye organisasimu efektif dan berhasil? Kamu perlu memahami ilmu dan peran komunikasi. Tak hanya teori, tapi keterampilan komunikasi perlu dipratikkan, sehingga mahir mengembangkan pesan kunci yang efektif dan tepat sasaran.

    Serial Kunci Sukses Kampanye Digital:
    DASAR-DASAR KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN PESAN YANG EFEKTIF
    Jumat, 10 Juni 2022 | 10.00–12.00 WIB

    Segera daftar di bit.ly/LM-LatihKomunikasi

    Profil pembicara:

    Ambarwati Dwilo, Senior Consultant, Maverick
    Ambar memiliki keahlian dalam Integrated Strategic Communication dan sering terlibat dalam proyek manajemen isu dan krisis serta berpengalaman dalam membangun Shared-Value Communication dengan klien.

    Bewinda Salsabila, Senior Associate, Maverick
    Bewinda memiliki keahlian dalam Corporate dan Marketing Communication dan Manajemen Krisis. Dia telah bekerja bersama berbagai perusahaan nasional dan multinasional, mulai dari FMCG, telekomunikasi, teknologi, hingga pariwisata.

    Kegiatan pelatihan di atas  merupakan kerja sama Penabulu Foundation dan Maverick, yang didukung oleh The David and  Lucile Packard Foundation. 

    Informasi lebih lanjut terkait program, silakan hubungi: Sudarwanto, Community Engagement Specialist Lingkar Madani via sudarwanto@penabulu.id atau Whatsapp +62 852-7200-1222.

    Terima kasih, Sampai jumpa. 

    Salam,
    Tim Lingkar Madani

  • Seri Digital Learning: Pelatihan Virtual Event Planning

    #JuniTambahMahir #TambahAwetMuda

    Lingkar Madani dan Saraswati kembali menggelar Seri Digital Learning. Pelatihan pertama di bulan Juni akan berfokus tentang memahami cara, tahapan, dan alat (tools) apa saja yang digunakan. Bagaimana mengoptimalkan video conferencing platforms, ruang virtual, dan avatar bergaya 8-bit?  Framework/tools apa saja yang dapat membantu kamu  dalam merencanakan kegiatan?

    Pelatihan ini akan menggunakan metode simulasi, studi kasus, dan pemberian umpan balik langsung kepada peserta kegiatan.

    Seri Digital Learning: Pelatihan Virtual Event Planning
    Kamis, 9 Juni 2022 | 13.00–16.00 WIB

    Profil Fasilitator:
    Ester Margaretha (Associate. Saraswati). Ester memiliki pengalaman 7+ tahun kombinasi mulai dari manajemen proyek, event organising, hingga analisis data media. Ester terbiasa dengan berbagai presentasi proyek, konsultasi riset, hingga manajemen kegiatan virtual. Ester merupakan fasilitator dan coach dalam Serial Pembelajaran Digital 1 Lingkar Madani pada 2021.

    Chairunnisa (Assistant Project Manager, Saraswati). Selama 4 tahun di Saraswati, Chica mempunyai pengalaman panjang menjadi penanggung jawab untuk mengorganisir berbagai event/kegiatan luring maupun daring mulai dari speed date, webinar, workshop, dan kegiatan kampanye digital. Chica merupakan Fasilitator dalam Serial Pembelajaran Digital 1 Lingkar Madani pada 2021.

    YUK, SEGERA DAFTAR DI SINI : bit.ly/LM-EventPlanning

    Kegiatan pelatihan ini merupakan kerja sama Penabulu Foundation dan Saraswati, yang didukung oleh The David and  Lucile Packard Foundation.

    Informasi lebih lanjut terkait program, silakan hubungi: Sudarwanto, Community Engagement Specialist Lingkar Madani via sudarwanto@penabulu.id atau Whatsapp +62 852-7200-1222.

    Terima kasih dan sampai jumpa.

     

    Salam,
    Tim Lingkar Madani

  • Powerful Presentation

    Dipaparkan oleh Ester Margaretha dan Melita Oktanawati dalam Pelatihan \”Powerful Presentatio\” Seri Digital Learning, 25 Mei 2022