Author: admin

  • Ragam Visualisasi Data dan Membuat Infografis

    Dipaparkan oleh Moerat Sitompul pada Sesi 5 Serial Pelatihan Menulis Laporan Efektif, 30 Maret 2022

  • Pelatihan 2


    \"\"


    Workshop Menulis Laporan Efektif Sesi 4 “Dari Data Jadi Visual Infografis yang Menarik”

    30 March 2022

    Yosep Suprayogi bilang, “Visual dapat meningkatkan keinginan membaca sampai 80%.” Pada dasarnya, manusia itu spesies …


    Selengkapnya →


    \"\"


    Workshop #2 Revolusi Digital Kampanye Sosial “Strategi Menyusun Amplifikasi Digital”

    26 March 2022

    Ada kosakata “amplifikasi” pada judul pelatihan seri Revolusi Digital Kampanye Sosial Sesi Kedua. Kata tersebut …


    Selengkapnya →


    \"\"


    Workshop Menulis Laporan Efektif Sesi 2-3 “Prinsip Laporan Efektif dan Ringkasan Eksekutif”

    25 March 2022

    Kahoot.it, sebuah aplikasi interaktif, membuka  pelatihan untuk mengingat materi hari kemarin. Media pembelajaran ini sebetulnya …


    Selengkapnya →


    \"\"


    Workshop Menulis Laporan Efektif Sesi 1 “Kalimat Efektif dan Sunting Tulisan Laporan Efektif”

    23 March 2022

    Kita sudah tidak asing lagi dengan laporan, tapi apakah laporan yang kita tulis mudah dipahami …


    Selengkapnya →


    \"\"


    Strategi Kelola Website dan e-Mail Resmi Lembaga

    22 March 2022

    Narasumber pelatihan Online Presence for NGO, Sugeng Wibowo, 21 Maret 2022, mengajak setiap peserta untuk …


    Selengkapnya →


    \"\"


    Workshop #1 Revolusi Digital Kampanye Sosial “Menciptakan Kampanye yang Berkelanjutan di Ruang Digital”

    19 March 2022

    Akun media sosial NGO selalu kalah dengan brand. Karena, tak ada komunikasi dua arah  dengan …


    Selengkapnya →

  • FAQ-2

    Pertanyaan yang sering Diajukan

    • Asset 1number
      Terkait Program
    • Asset 2number
      Terkait Partisipasi Mitra
    • Asset 3number
      Terkait Platform
    Apa itu program Respon Covid 19?

    Sebagai bagian dari intensi Organizational Effectiveness (OE) untuk lebih fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan penerima hibah selama masa krisis ini, kami meluncurkan Program Respons OE COVID Amerika Serikat, yang diikuti oleh beberapa penerima hibah yang berbasis di AS. Secara bersamaan, OE juga berupaya mendukung mitra kami di wilayah lain. Setelah bertemu dengan beberapa pakar peningkatan kapasitas di Indonesia, kami memutuskan untuk bermitra dengan Yayasan Penabulu, guna merancang dan melaksanakan program peningkatan kapasitas mudah-akses di Indonesia.

    Hal penting dari program:

    1. Merupakan program pengembangan organisasi yang responsif agar organisasi dan para pemimpinnya dapat mengakses dukungan pengembangan kapasitas \”skala kecil\”;
    2. Diperuntukan bagi 45 organiasi mitra di Indonesia dengan durasi program 9 bulan;
    3. Mitra penerima hibah diundang untuk bergabung dengan mendaftarkan diri ditiap kegiatan;
    4. Adanya portal web untuk mengakses informasi dan layanan program;
    5. Buletin bulanan yang mencakup pemutakhiran daftar jumlah pengguna aktif situs web, peserta kegiatan, aplikasi pelatihan dan umpan balik dari mitra.

    Program ini menghubungkan mitra penerima hibah, yang memilih berpartisipasi, untuk mengakses dengan mudah peningkatan kapasitas, para ahli, dan sumber daya melalui situs web, lingkarmadani.org, yang dikelola oleh Yayasan Penabulu.

    Kami sadar bahwa layanan ini sama sekali tidak sebanding dengan berbagai tantangan yang dihadapi oleh mitra penerima hibah di masa pandemi, tetapi kami tetap berharap layanan ini dapat menawarkan dukungan yang berarti dan kemitraan di masa yang sulit saat ini.

    Bagaimana jangka waktunya?

    Program ini diluncurkan pada 23 November 2020, dan memiliki jangka waktu pelaksanaan 9 bulan. Jangka waktu ini dapat disesuaikan berdasarkan minat dan kebutuhan mitra penerima hibah, dan ketersediaan tambahan sumber daya.

    Penerima hibah mana yang telah diundang?

    Penerima hibah dan mitra program Indonesia. Kami telah mengundang 45 organisasi, yang memenuhi kriteria berikut:

    • Anggaran kecil hingga menengah (sekitar $ 5 juta atau kurang)
    • Terlibat dengan komunitas yang kurang terlayani atau sangat rentan saat ini, dan
    • Akses terbatas ke sumber daya pengembangan kapasitas.

    Kriteria ini mencerminkan komitmen kami terhadap kesetaraan dan untuk memastikan bahwa sumber daya yang ada menjangkau organisasi yang lebih kecil dan berakar di komunitas yang mereka layani. Anda dapat melihat daftar penerima yang telah diundang di sini

    Apa bedanya dengan program peningkatan kapasitas lainnya di Indonesia?

    Program ini dimaksudkan untuk melengkapi hibah Targeted OE dan program kohort yang tersedia di Indonesia. Respons Covid 19 dikembangkan untuk memberikan kemudahan akses, tanpa beban tambahan dalam penulisan proposal dan laporan, namun responsif terhadap kebutuhan mitra di dalam negeri. Topik yang ditawarkan didasarkan pada temuan survei kebutuhan yang dilakukan di awal tahun. Yayasan Penabulu akan terus mengikuti perkembangan kebutuhan mitra dan menyesuaikan layanan berdasarkan perubahan kebutuhan tersebut. Program ini juga mendukung kebutuhan atas keterampilan baru dan dukungan untuk menerapkannya pada kerja-kerja mitra di masa pandemi ini.

    Bagaimana mitra penerima hibah mengetahui bahwa lembaganya \”terdaftar\” untuk berpartisipasi dalam program?

    Mitra kami, Yayasan Penabulu, akan melacak partisipasi penerima dan kami akan menyebarkan/ membagikan buletin berkala kepada mitra program kami. Sehubungan dengan privasi penerima hibah kami, maka kami tidak akan memberikan informasi spesifik tentang layanan yang diakses oleh setiap penerima hibah. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan hubungi James McCaul.

    Jika mitra ingin menambahkan sumber dana tambahan ke program ini, dapatkah mencalonkan penerima hibah lainnya?

    Kami akan senang membahas hal ini dengan Anda. Silakan hubungi langsung James McCaul dan Jamaica Maxwell jika Anda ingin melanjutkan percakapan ini

    Apa yang ditawarkan dan bagaimana cara berpartisipasi?

    Topik yang ditawarkan mencakup:

    1. Penguatan kapasitas keuangan;
    2. Adaptasi dan keberlanjutan aktivitas di masa \’Normal Baru\’
    3. Strategi berkampanye secara digital;
    4. Pengembangan kapasitas pengelolaan dan pemanfaatan platform digital;
    5. Mengelola kegiatan virtual;
    6. Pemanfaatan tools digital pada aktivitas virtual;
    7. Strategi penggalangan dana online;
    8. Forum Belajar dan Berbagi.

    Topik penting yang muncul di wilayah lain dan mungkin dibutuhkan di Indonesia

    1. Self-care dan resiliensi; Mendukung staf dan pemimpin organisasi mitra menyiasati hidup dalam lockdown/isolasi dan bekerja dari rumah.
    2. Coaching kepemimpinan dalam krisis; Menyediakan coach/pemandu bagi para pemimpin yang menghadapi keputusan sulit, menyediakan kawan diskusi/pemberi umpan balik.

    Mitra penerima hibah dapat berpartisipasi dengan cara:

    1. Menghadiri webinar dan pelatihan virtual bersama para pakar sesuai dengan topik yang telah ditentukan;
    2. Mengajukan pelatihan/konsultansi 1:1 bersama seorang coach atau dari pakar atas topik yang telah ditentukan
    3. Berpartisipasi dalam forum diskusi yang difasilitasi oleh Yayasan Penabulu dan para penyedia layanan serta bersama para pakar sesuai dengan topik yang diajukan oleh mitra
    Apakah semua penerima hibah memiliki akses ke semua penawaran?

    Program ini dirancang untuk mitra prioritas di Indonesia yang telah dipilih oleh Program Officers. Namun, Webinar bersifat terbuka dan mitra lain dapat mengikutinya, sebagai pengantar. Saat ini, hanya 45 mitra prioritas yang dapat mengikuti layanan pelatihan yang lebih mendalam dan mengakses dukungan pembinaan dan konsultasi 1:1

    Infomasi apa yang saja yang disajikan di platform lingkarmadani.org

    Anda dapat menemukan ragam informasi yakni:

    1. Jadwal webinar, pelatihan dan coaching beserta topik pembahasan;
    2. Daftar pakar dan atau narasumber disetiap kegiatan berikut penyedia layanan;
    3. Artikel, dokumentasi video kegiatan dan material baik handout maupun presentasi pakar;
    4. Daftar mitra penerima hibah yang berpartisipasi dalam program
    Bagaimana cara mengetahui jadwal webinar, pelatihan dan coaching?

    Pada halaman Event, Anda dapat melihat event yang akan datang, juga dapat melihat event yang telah terlaksana.

    Sila kunjungi halaman event disini

    Apa yang harus saya lakukan jika ingin mendownload materi kegiatan?

    Anda harus login terlebih dahulu. Jika belum memiliki akun, Anda dapat melakukan registrasi.

    Sila registrasi/ login disini

    Bagaimana cara mengikuti kegiatan webinar, pelatihan dan coaching?

    Dengan meng-klik tautan registrasi pada deskripsi jadwal baik webinar atau pelatihan maupun coaching

    Bagaimana jika saya terlewat dalam kegiatan pelatihan dan coaching?

    Anda dapat melihat tautan video pada artikel liputan kegiatan pelatihan dan coaching terdahulu, dan dapat mengunduh materi pada halaman artikel tersebut.
    Anda juga dapat mengajukan permintaan untuk kegiatan pelatihan atau coaching 1:1.
    Bila ingin mengajukan pelatihan atau coaching 1:1, sila hubungi kami di (021) 78848321 atau melalui e-learning@penabulu.id

    Jika website lingkarmadani.org tidak bisa diakses kepada siapakah saya melaporkanya?

    Bisa menginformasikan kepada kami dengan cara mengirim email ke e-learning@penabulu.id

  • FAQ

    Pertanyaan yang sering Diajukan

    • Asset 1number
      Terkait Program
    • Asset 2number
      Terkait Partisipasi Mitra
    • Asset 3number
      Terkait Platform
    Apa itu program Respon Covid 19?

    Sebagai bagian dari intensi Organizational Effectiveness (OE) untuk lebih fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan penerima hibah selama masa krisis ini, kami meluncurkan Program Respons OE COVID Amerika Serikat, yang diikuti oleh beberapa penerima hibah yang berbasis di AS. Secara bersamaan, OE juga berupaya mendukung mitra kami di wilayah lain. Setelah bertemu dengan beberapa pakar peningkatan kapasitas di Indonesia, kami memutuskan untuk bermitra dengan Yayasan Penabulu, guna merancang dan melaksanakan program peningkatan kapasitas mudah-akses di Indonesia.

    Hal penting dari program:

    1. Merupakan program pengembangan organisasi yang responsif agar organisasi dan para pemimpinnya dapat mengakses dukungan pengembangan kapasitas \”skala kecil\”;
    2. Diperuntukan bagi 45 organiasi mitra di Indonesia dengan durasi program 9 bulan;
    3. Mitra penerima hibah diundang untuk bergabung dengan mendaftarkan diri ditiap kegiatan;
    4. Adanya portal web untuk mengakses informasi dan layanan program;
    5. Buletin bulanan yang mencakup pemutakhiran daftar jumlah pengguna aktif situs web, peserta kegiatan, aplikasi pelatihan dan umpan balik dari mitra.

    Program ini menghubungkan mitra penerima hibah, yang memilih berpartisipasi, untuk mengakses dengan mudah peningkatan kapasitas, para ahli, dan sumber daya melalui situs web, lingkarmadani.org, yang dikelola oleh Yayasan Penabulu.

    Kami sadar bahwa layanan ini sama sekali tidak sebanding dengan berbagai tantangan yang dihadapi oleh mitra penerima hibah di masa pandemi, tetapi kami tetap berharap layanan ini dapat menawarkan dukungan yang berarti dan kemitraan di masa yang sulit saat ini.

    Bagaimana jangka waktunya?

    Program ini diluncurkan pada 23 November 2020, dan memiliki jangka waktu pelaksanaan 9 bulan. Jangka waktu ini dapat disesuaikan berdasarkan minat dan kebutuhan mitra penerima hibah, dan ketersediaan tambahan sumber daya.

    Penerima hibah mana yang telah diundang?

    Penerima hibah dan mitra program Indonesia. Kami telah mengundang 45 organisasi, yang memenuhi kriteria berikut:

    • Anggaran kecil hingga menengah (sekitar $ 5 juta atau kurang)
    • Terlibat dengan komunitas yang kurang terlayani atau sangat rentan saat ini, dan
    • Akses terbatas ke sumber daya pengembangan kapasitas.

    Kriteria ini mencerminkan komitmen kami terhadap kesetaraan dan untuk memastikan bahwa sumber daya yang ada menjangkau organisasi yang lebih kecil dan berakar di komunitas yang mereka layani. Anda dapat melihat daftar penerima yang telah diundang di sini

    Apa bedanya dengan program peningkatan kapasitas lainnya di Indonesia?

    Program ini dimaksudkan untuk melengkapi hibah Targeted OE dan program kohort yang tersedia di Indonesia. Respons Covid 19 dikembangkan untuk memberikan kemudahan akses, tanpa beban tambahan dalam penulisan proposal dan laporan, namun responsif terhadap kebutuhan mitra di dalam negeri. Topik yang ditawarkan didasarkan pada temuan survei kebutuhan yang dilakukan di awal tahun. Yayasan Penabulu akan terus mengikuti perkembangan kebutuhan mitra dan menyesuaikan layanan berdasarkan perubahan kebutuhan tersebut. Program ini juga mendukung kebutuhan atas keterampilan baru dan dukungan untuk menerapkannya pada kerja-kerja mitra di masa pandemi ini.

    Bagaimana mitra penerima hibah mengetahui bahwa lembaganya \”terdaftar\” untuk berpartisipasi dalam program?

    Mitra kami, Yayasan Penabulu, akan melacak partisipasi penerima dan kami akan menyebarkan/ membagikan buletin berkala kepada mitra program kami. Sehubungan dengan privasi penerima hibah kami, maka kami tidak akan memberikan informasi spesifik tentang layanan yang diakses oleh setiap penerima hibah. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan hubungi James McCaul.

    Jika mitra ingin menambahkan sumber dana tambahan ke program ini, dapatkah mencalonkan penerima hibah lainnya?

    Kami akan senang membahas hal ini dengan Anda. Silakan hubungi langsung James McCaul dan Jamaica Maxwell jika Anda ingin melanjutkan percakapan ini

    Apa yang ditawarkan dan bagaimana cara berpartisipasi?

    Topik yang ditawarkan mencakup:

    1. Penguatan kapasitas keuangan;
    2. Adaptasi dan keberlanjutan aktivitas di masa \’Normal Baru\’
    3. Strategi berkampanye secara digital;
    4. Pengembangan kapasitas pengelolaan dan pemanfaatan platform digital;
    5. Mengelola kegiatan virtual;
    6. Pemanfaatan tools digital pada aktivitas virtual;
    7. Strategi penggalangan dana online;
    8. Forum Belajar dan Berbagi.

    Topik penting yang muncul di wilayah lain dan mungkin dibutuhkan di Indonesia

    1. Self-care dan resiliensi; Mendukung staf dan pemimpin organisasi mitra menyiasati hidup dalam lockdown/isolasi dan bekerja dari rumah.
    2. Coaching kepemimpinan dalam krisis; Menyediakan coach/pemandu bagi para pemimpin yang menghadapi keputusan sulit, menyediakan kawan diskusi/pemberi umpan balik.

    Mitra penerima hibah dapat berpartisipasi dengan cara:

    1. Menghadiri webinar dan pelatihan virtual bersama para pakar sesuai dengan topik yang telah ditentukan;
    2. Mengajukan pelatihan/konsultansi 1:1 bersama seorang coach atau dari pakar atas topik yang telah ditentukan
    3. Berpartisipasi dalam forum diskusi yang difasilitasi oleh Yayasan Penabulu dan para penyedia layanan serta bersama para pakar sesuai dengan topik yang diajukan oleh mitra
    Apakah semua penerima hibah memiliki akses ke semua penawaran?

    Program ini dirancang untuk mitra prioritas di Indonesia yang telah dipilih oleh Program Officers. Namun, Webinar bersifat terbuka dan mitra lain dapat mengikutinya, sebagai pengantar. Saat ini, hanya 45 mitra prioritas yang dapat mengikuti layanan pelatihan yang lebih mendalam dan mengakses dukungan pembinaan dan konsultasi 1:1

    Infomasi apa yang saja yang disajikan di platform lingkarmadani.org

    Anda dapat menemukan ragam informasi yakni:

    1. Jadwal webinar, pelatihan dan coaching beserta topik pembahasan;
    2. Daftar pakar dan atau narasumber disetiap kegiatan berikut penyedia layanan;
    3. Artikel, dokumentasi video kegiatan dan material baik handout maupun presentasi pakar;
    4. Daftar mitra penerima hibah yang berpartisipasi dalam program
    Bagaimana cara mengetahui jadwal webinar, pelatihan dan coaching?

    Pada halaman Event, Anda dapat melihat event yang akan datang, juga dapat melihat event yang telah terlaksana.

    Sila kunjungi halaman event disini

    Apa yang harus saya lakukan jika ingin mendownload materi kegiatan?

    Anda harus login terlebih dahulu. Jika belum memiliki akun, Anda dapat melakukan registrasi.

    Sila registrasi/ login disini

    Bagaimana cara mengikuti kegiatan webinar, pelatihan dan coaching?

    Dengan meng-klik tautan registrasi pada deskripsi jadwal baik webinar atau pelatihan maupun coaching

    Bagaimana jika saya terlewat dalam kegiatan pelatihan dan coaching?

    Anda dapat melihat tautan video pada artikel liputan kegiatan pelatihan dan coaching terdahulu, dan dapat mengunduh materi pada halaman artikel tersebut.
    Anda juga dapat mengajukan permintaan untuk kegiatan pelatihan atau coaching 1:1.
    Bila ingin mengajukan pelatihan atau coaching 1:1, sila hubungi kami di (021) 78848321 atau melalui e-learning@penabulu.id

    Jika website lingkarmadani.org tidak bisa diakses kepada siapakah saya melaporkanya?

    Bisa menginformasikan kepada kami dengan cara mengirim email ke e-learning@penabulu.id

  • Pengenalan Pengukuran Keberhasilan Kampanye Sosial

    Dipaparkan oleh Emilia Tiurma Savira pada workshop ketiga Revolusi Digital Kampanye Sosial, 1 April 2022

  • Menyusun Strategi Amplifikasi Digital

    Dipaparkan oleh Barajiwa Anggit Sentausa pada workshop kedua Revolusi Digital Kampanye Sosial

  • Infografis, Dari Bahasa Verbal ke Visual

    Dipaparkan oleh Yosep Suprayogi, Pemimpin Redaksi Teras.id, Tempo Institute, pada sesi 4 Serial Pelatihan Menulis Laporan Efektif, 29 Maret 2022

  • Prinsip dan Teknik Menulis Laporan Efektif

    Dipaparkan oleh Philipus Parera (Redaktur Eksekutif Tempo English) dan Yandhrie Arvian (Redaktur Eksekutif Koran Tempo) di Serial Pelatihan Menulis Laporan Efektif sesi 2.

  • Kalimat Efektif

    Dipaparkan oleh Uu Suhardi, Redaktur Senior Bahasa Tempo, pada Sesi 1 Serial Pelatihan Menulis Laporan Efektif, 22 Maret 2022

  • Workshop #3 Revolusi Digital Kampanye Sosial \”Mengukur Dampak dan Efektivitas Kampanye Sosial Digital\”

    Tidak sedikit kampanye sosial yang tersebar di media sosial, baik yang berhasil maupun yang tidak. Sebelum menjalankan kampanye, kita mesti tahu metode untuk mengukur dampak positif bahkan negatifnya. Pertanyaannya, mengapa hal ini penting? 

    Nah, topik tersebut diangkat oleh Emilia Tiurma Savira, Impact Measurement Enthusiast dari Indika Foundation dan Siti Fatimah Ayuningdyah, Sponsorship Outreach Manager Campaign.com, saat  Workshop #3 Revolusi Digital Kampanye Sosial, Jumat, 1 April 2022. 

    Emilia bilang, “Jumlah follower yang banyak atau penggunaan tools yang canggih, belum tentu menentukan keberhasilan kampanye sosial.” 

    “media sosial hanya salah satu cara saja, tidak semua hasil dilihat dari hape,” sambungnya. 

    Hal pertama yang penting dilakukan adalah menentukan apa (what), siapa (who), dan mengapa (why), baru bagaimana (how). Misalkan, kampanye apa yang akan dilakukan; siapa targetnya; dan mengapa kampanye tersebut penting untuk mereka, bukan organisasi. Metode ini sama dengan yang digunakan untuk pembuatan konten. Dan kita harus yakin—biasanya yang masih bingung dengan “how”, berarti masih belum jelas what, who, dan why-nya. 

    Lantas, apa kaitan antara kampanye dan monitoring serta evaluasi? Menurut Emilia, pembicara pelatihan kali ini, monitoring dapat mengukur target atau tujuan, mendapatkan respon positif atau negatif, kampanye harus dilanjutkan atau tidak. Evaluasi sendiri tujuannya untuk melihat apakah kampanye tersebut membawa perubahan, entah itu dari segi perilaku maupun kebijakan, tergantung dari tujuan kampanye. 

    Seperti target jumlah orang yang tanda tangan  dan besaran dukungan yang diharapkan, bisa diukur melalui alat ukur yang digunakan di website organisasi. Berapa kali yang melihat, satu orang bisa berapa  kali melihat. Kalau sudah beberapa kali, berarti  orang tersebut tertarik. 

    Monitoring media sosial bisa dilihat dari reach, impression, dan engagement, juga conversion to click dan conversation. Percakapan perlu monitor. Lantas, apa yang dievaluasi? Dibagi beberapa hal, yakni: return visit; sign up; upload foto; jumlah yang berdomasi;  dan active promoter.

    Sedangkan, monitoring non-medsos, misal: dukungan stakeholders kunci, bisa juga pelaku, dan page views. 

    Sesi selanjutnya, Siti Fatimah Ayuningdyah, fasilitator workshop, menekankan pentingnya hasil monitoring dan evaluasi untuk investor atau pihak sponsor, apakah hasil kampanye memberikan dampak positif atau tidak. Jika mereka puas, tidak menutup kemungkinan, mereka akan kembali membantu program kampanye kita. 

    Masih banyak lagi, pengetahuan dan strategi berkampanye sosial di digital yang dibagikan narasumber. Padat tapi mudah dipahami. Terima kasih Campaign.com, sampai jumpa di lain waktu.