Blog

  • Membangun Hubungan Dengan Karyawan

    Sahabat Lingkar Madani, ini merupakan sesi terakhir pelatihan cohort Strategi Pengelolaan Sumberdaya Manusia bagi OMS. Sesi ketiga telah dilaksanakan Kamis, 27 Juni 2024 dengan topik “Building Employee Relation” masih dengan narasumber yang sama pada sesi satu: Dr. Arianti Soejono. Materi apa saja yang dipersiapkan beliau terkait topik pada sesi terakhir ini?

    Dr. Arianti memberikan pemahaman mengenai pentingnya employee relations, komponen utama employee relations, perbedaan employee relations dengan industrial relations, tantangan dalam employee relations, faktor kekhawatiran pekerja, hingga metode dan program employee relations.

    Employee relation adalah proses memfasilitasi komunikasi karyawan tentang kebijakan dan perkembangan perusahaan untuk menciptakan hubungan baik antara karyawan dengan pimpinan (perusahaan), meningkatkan motivasi kinerja serta mengurangi hal-hal yang dapat menimbulkan kesalahpahaman, kecaman, dan desas-desus negatif.

    Awal sesi, narasumber memberikan pulse check, guna mengetahui bagaimana employee relations di setiap lembaga organisasi.  Lalu, bagaimana cara meningkatkan kepuasan para pekerja? Biasanya para pekerja khawatir dengan atasan, rekan, keluarga, komunitas, dan organisasi, secara keseluruhan lingkungan yang paling penting. Pada sesi ini, Monica dari YASIWA dan Yanuarius dari Perkumpulan Bentang Nusantara Papua banyak menceritakan pengalaman organisasi lokal bahwa masih banyak kekurangannya dalam program employee relations karena keterbatasan tenaga kerja.

    Ingin lebih jelas mengetahui bagaimana solusinya? Yuk kita tonton saja tautan di bawah ini!

  • Memahami Kerangka Arsitektur Keuangan

    Usai menggelar Pelatihan Cohort Revitalisasi dan Inovasi Menuju Ketahanan Keuangan Organisasi Masyarakat Sipil pada bulan Mei 2024, Lingkar Madani menggelar lanjutannya dengan tema Upaya Menempatkan Pengelolaan Keuangan Sebagai Pilar Strategis Keberlanjutan OMS di Indonesia, yang telah dilakukan tanggal 25—28 Juni 2024. Empat sesi yang digelar tidak lagi bicara penyusunan laporan keuangan, tetapi strategis keuangan nirlaba.

    Narasumber, Hadi Prayitno, pakar keuangan dari Fulcra, memaparkan setiap sesi dengan topik yang berbeda: “Pengantar Keuangan Strategis Organisasi”, “Memahami Kerangka Arsitektur Keuangan”, “Perencanaan Keuangan (Penganggaran) Strategis Organisasi Nirlaba”, dan “Pembentukan Cadangan Keuangan Organisasi Nirlaba”.

    Pelatihan ini berbentuk cohort yang mengharuskan komitmen setiap peserta dari tiap lembaga dengan mengisi form commitment sebelum melakukan pendaftaran. Bentuk pelatihan cohort memiliki tujuan agar lembaga mitra mendapatkan seluruh materi dengan pemahaman mendalam yang nantinya akan diaplikasikan di lembaganya.

    Pada sesi awal, narasumber menegaskan bahwa tujuan organisasi dan program merupakan hal penting dalam keuangan strategis. Kalimat tersebut berkesinambungan dengan ucapannya di sesi kedua:

    “Pahami terlebih dahulu konteks organisasi, apa landasan organisasi yang akan dijadikan kebijakan, atur kelola organisasi dan tata laksana organisasi untuk  memproses serta mengimplementasikan keuangan dan yang terakhir keberlanjutan organisasi.”

    Lima puluh delapan peserta dari 20 lembaga mitra telah mengikuti Pelatihan Cohort 2  Keuangan Strategis Organisasi Nirlaba. Semoga ilmu yang dibagikan narasumber dapat memberikan dampak besar pada program dan keberlanjutan organisasi.

  • Perencanaan Ketenagakerjaan Strategis

    Pelatihan cohort Strategi Pengelolaan Sumberdaya Manusia bagi OMS, kembali dengan sesi kedua yang mengangkat “Strategic Manpower Planning”, pada Rabu, 26 Juni 2024. Pelatihan dibuka narasumber Hasto Pramono, Senior Konsultan, Insan Performa yang menuturkan, “Jumlah orang yang tepat, kualitas orang yang tepat, bekerja di tempat tepat, di waktu yang tepat, dengan bujet yang tepat merupakan filosofi dari Manpower Planning”.

    Definisi manpower planning atau perencanaan tenaga kerja adalah aspek penting dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) untuk membantu organisasi menghindari kekurangan atau kelebihan tenaga kerja, meningkatkan efisiensi, dan mencapai tujuan bisnis dengan cara yang optimal. 

    Dengan adanya Perencanaan Tenaga Kerja, organisasi dapat mengantisipasi perubahan lingkungan organisasi yang mungkin mempengaruhi kebutuhan tenaga kerja pada masa depan. Lantas, apa saja tahapan perencanaan SDM? 

    • Analisis strategis kebutuhan SDM
    • Proyeksi kebutuhan SDM
    • Penentuan kebutuhan SDM/Demand analysis
    • Analisis ketersediaan/Availability analysis
    • Analisis GAP & Implementasi program

    Ketika narasumber memberikan contoh permasalahan yang sering terjadi dalam tenaga kerja, muncul pertanyaan yang menarik dari Yayasan Baileo Maluku, “Kalau program bertambah otomatis ada tambahan karyawan, bagaimana jika dalam hal ini kita melakukan share sumber daya karena waktu yang mepet untuk proses rekrut karyawan baru?” 

    Narasumber memberikan jawaban beserta contoh mendetail terkait perencanaan tenaga kerja dan saran-saran yang sangat bermanfaat. Penasaran? Yuk tonton video dibawah ini!

  • Tes Popup Login


    Welcome

    admin

    You are already logged in.
    My Account  
    Logout

  • Telepon

    a:13:{s:10:\”aria-label\”;s:0:\”\”;s:4:\”type\”;s:6:\”number\”;s:12:\”instructions\”;s:0:\”\”;s:8:\”required\”;i:0;s:17:\”conditional_logic\”;i:0;s:7:\”wrapper\”;a:3:{s:5:\”width\”;s:0:\”\”;s:5:\”class\”;s:0:\”\”;s:2:\”id\”;s:0:\”\”;}s:13:\”default_value\”;s:0:\”\”;s:3:\”min\”;s:0:\”\”;s:3:\”max\”;s:0:\”\”;s:11:\”placeholder\”;s:0:\”\”;s:4:\”step\”;s:0:\”\”;s:7:\”prepend\”;s:0:\”\”;s:6:\”append\”;s:0:\”\”;}

  • Jenis Kelamin

    a:11:{s:10:\”aria-label\”;s:0:\”\”;s:4:\”type\”;s:4:\”text\”;s:12:\”instructions\”;s:0:\”\”;s:8:\”required\”;i:0;s:17:\”conditional_logic\”;i:0;s:7:\”wrapper\”;a:3:{s:5:\”width\”;s:0:\”\”;s:5:\”class\”;s:0:\”\”;s:2:\”id\”;s:0:\”\”;}s:13:\”default_value\”;s:0:\”\”;s:9:\”maxlength\”;s:0:\”\”;s:11:\”placeholder\”;s:0:\”\”;s:7:\”prepend\”;s:0:\”\”;s:6:\”append\”;s:0:\”\”;}

  • Jabatan

    a:11:{s:10:\”aria-label\”;s:0:\”\”;s:4:\”type\”;s:4:\”text\”;s:12:\”instructions\”;s:0:\”\”;s:8:\”required\”;i:0;s:17:\”conditional_logic\”;i:0;s:7:\”wrapper\”;a:3:{s:5:\”width\”;s:0:\”\”;s:5:\”class\”;s:0:\”\”;s:2:\”id\”;s:0:\”\”;}s:13:\”default_value\”;s:0:\”\”;s:9:\”maxlength\”;s:0:\”\”;s:11:\”placeholder\”;s:0:\”\”;s:7:\”prepend\”;s:0:\”\”;s:6:\”append\”;s:0:\”\”;}

  • Lembaga

    a:11:{s:10:\”aria-label\”;s:0:\”\”;s:4:\”type\”;s:4:\”text\”;s:12:\”instructions\”;s:0:\”\”;s:8:\”required\”;i:0;s:17:\”conditional_logic\”;i:0;s:7:\”wrapper\”;a:3:{s:5:\”width\”;s:0:\”\”;s:5:\”class\”;s:0:\”\”;s:2:\”id\”;s:0:\”\”;}s:13:\”default_value\”;s:0:\”\”;s:9:\”maxlength\”;s:0:\”\”;s:11:\”placeholder\”;s:0:\”\”;s:7:\”prepend\”;s:0:\”\”;s:6:\”append\”;s:0:\”\”;}