Pelatihan peningkatan kapasitas keorganisasian dengan tema yang sama “Akuntabilitas Tata Kelola Organisasi” kembali dilanjutkan pada Kamis, 14 Maret 2024, sesi ketiga dengan topik “Apakah OMS Perlu Membangun Visibilitas Organisasi?”. Masih bersama Sugiarto Arif Santoso (Direktur CSRO, Yayasan Penabulu) atau kerap disapa dengan mas Sugi, sebagai pelatih, kali ini dihadiri 19 orang perwakilan OMS mitra Packard peserta program Lingkar Madani. Pelatihan intensif yang dilaksanakan secara online ini dilaksanakan selama kurang lebih 2 (dua) jam dengan metode paparan dan diskusi interaktif melalui platform slido.
Perlu gak sih membangun visibilitas di organisasi? Sebelum mengetahui itu, kita bahas tujuan membangun visibilitas organisasi, yaitu adanya faktor-faktor yang mempengaruhinya dan bagaimana sih strategi praktis untuk meningkatkan visibilitas organisasi.” ujar mas Sugi memulai pemaparan materinya.
Di lanjut lagi oleh mas Sugi, “apa itu visibilitas dalam konteks organisasi”, yaitu seberapa jauh dan seberapa sering organisasi di kenal dan diakui oleh masyarakat baik secara lokal maupun global, secara sederhana visibilitas itu suatu yang umum, visibel, dilihat dan dikenal, namun dalam organisasi visibilatas itu tidak hanya di kenal saja, tetapi kita bisa di akui sekitar organisasi berada, baik secara nasional maupun global.
Mas Sugi menjelaskan “Pentingnya visibilitas dalam membangun akuntabilitas?”,
Visibilitas yang kuat membantu meningkatkan transparansi organisasi dan membangun kepercayaan serta tanggung jawab kepada pemangku kepentingan, organisasi yang transparan dan akuntabel cenderung memiliki visibilitas yang lebih baik dan mendapatkan dukungan yang lebih besar dari masyarakat.
Melalui Slido, mas Sugi mengajak peserta untuk berdiskusi lebih dalam mengenai pengalaman para peserta terkait “Seberapa penting membuat perencanaan visibilitas dalam lembaga. Peserta menjawab lebih banyak “penting sekali” namun ada beberapa perserta yang menjawab penting namun organisasinya tidak memiliki visibilitas.